Senin, 01 Februari 2016

MAUT: PROLOG

Pukul 11 malam. Gelap sudah menyelimuti seluruh wajah kota Harvest City di Timur Cibubur. Kota Mandiri terbesar yang pernah ada di Timur Jakarta. Tidak ada bintang. Bulan pun sedang bersembunyi entah di balik awan yang mana. Semua penduduk sudah mengunci pintu rapat-rapat. Menarik gorden. Mematikan lampu ruang tamu. Rerumputan basah. Tadi baru saja selesai hujan. Hawa dinginnya sesekali menyentuh kulit, rasanya lembut, seperti bulir-bulir sutera yang diterbangkan angin bekas kepakan sayap-sayap merpati. Namun, suasana di dalam rumah masih sangat ramai. Dentingan piring di meja makan. Suara obrolan dan tawa anak-anak. Della (anak pertama saya) masih asyik nonton televisi di ruang belakang. Sementara Lima (istri saya) dan Zain (anak terakhir saya) masih duduk-duduk di meja makan sejak selesai makan malam pukul 20.00 WIB tadi. Entah apa yang sedang mereka lalukan. Itu kebiasaan yang tidak begitu jelek yang sering mereka lakukan sejak dua tahun terakhir ini.

Saya pun masih duduk di kursi tua di dalam kamar sambil menghadap jendela yang terbuka.

Usia saya sudah 62. Satu tahun lagi jatah hidup dari Nabi.

Sabtu, 07 Januari 2012

RESOLUSI JUARA 2012: MARI MEMBUNUH KIAMAT!





Bagaimana nasib Anda, keluarga Anda, para tetangga dan orang yang Anda cintai bila kiamat 2012 benar-benar terjadi? Ketika banyak bangsa dan beberapa agama meyakini 2012 sebagai tahun bencana yang maha dahsyat yang akan melenyapkan seluruh peradaban makhluk hidup di muka bumi ini. Di mana, dalam sekejap, Anda akan dihadapkan hanya pada dua pilihan, menyelamatkan diri sendiri, atau mati bersama orang-orang yang Anda cintai. Seram sekali, bukan! Namun saya tidak bermaksud memaksa Anda untuk percaya dengan kata-kata ini. Apalagi bila Anda menyinggung soal keyakinan, kemungkinan kita memang berbeda.

Namun, dalam masalah ini saya tidak berbohong! Kiamat 2012 memang akan terjadi. Walaupun soal waktunya saya punya pendapat lain. Karena bila saat ini Anda masih melihat matahari terbit di sebelah Timur, dalam waktu dekat ia bisa saja berbalik arah tenggelam di wilayah Timur. Walaupun Dajjal si perusak dunia masih belum mau menampakkan mata satunya yang menyeramkan itu, tapi angkara murka sudah menutupi hampir seluruh kebaikan di muka bumi, saat ini. Soal alam, tentu Anda bisa melihat sendiri bagaimana kondisinya saat ini, bahkan di awal tahun ini ada banyak kota di negeri kita yang porak-poranda dan tenggelam, sementara manusia-manusia terbaik mulai berguguran satu-persatu. Itu semua adalah beberapa tanda bahwa dunia ingin segera melenyapkan kita.

Anda tentu pernah mendengar berita tentang ramalan kalender Bangsa Maya yang hidup ribuan tahun lalu. Dalam penanggalan di kalender mereka tertulis usia dunia akan berhenti pada angka 2012. Berita ini sempat membuat gempar seluruh dunia. Banyak yang percaya, ada pula yang menolak. Apalagi saat ini mereka sudah membuat jam penghitungan mundur di pusat kota. Dunia dibuatnya makin menyeramkan.

Tidak cuma itu, prediksi-prediksi ilmiah tentang kondisi ‘alam dan tata surya’ oleh banyak ilmuan terkemuka pun juga menguak ke permukaan dengan pendapat yang sama, bumi akan mengalami fase yang sangat menakutkan di 2012, yaitu badai matahari. Ia akan menghujani bumi dengan partikel corona mass ejections yang berpotensi mengganggu sistem satelit dan transportasi berbasis GPS. Listrik akan terbakar, jaringan internet terputus, kekacauan dan krisis besar akan melanda dunia.

Bahkan Ahli LAPAN (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional) di Indonesia juga punya pendapat serupa. Mereka menjelaskan ledakan besar di atmosfer matahari nantinya akan menyamai 66 juta kali ledakan bom atom Hiroshima.  Sebagai pembanding, bom atom yang dijatuhkan oleh Paul Tibbets, pilot pesawat AS, B-29 Enola Gay pada Agustus 1945 itu saja merenggut sekitar 80.000 jiwa. Lalu bagaimana dengan badai matahari 2012? Berapa jiwa yang akan dikorbankan? Saya dan Anda mungkin menggeleng-gelengkan kepala setelah melihat hasil penjumlahan angka ini.

Membunuh Kiamat?

Di antara kemungkinan terburuk dari ancaman yang akan kita hadapi, tentu ada resolusi besar di awal tahun 2012 ini yang harus segera kita lakukan. Sebuah "resolusi juara" yang bersifat universal, menyelamatkan, bukan yang bersifat sementara seperti membuat tempat perlindungan. Itu adalah pekerjaan yang bodoh. Ada satu hal yang menurut saya bisa kita lakukan, yaitu membunuh kiamat! Kedengarannya memang cukup konyol. Tapi Alan Weisman dan beberapa pengagumnya sudah melakukan ini sejak puluhan tahun yang lalu.

Dalam salah satu tesisnya Alan meyakini kiamat memang keputusan Tuhan, tapi soal cepat dan lambat waktu kiamat adalah buatan manusia. Karena kehidupan adalah ekosistem yang berkelanjutan dan saling berhubungan. Ketika manusia rakus, lalu merusak alam dengan menjarah hutan, mencemari lingkungan, menciptakan polusi dan membunuh binantang, maka artinya kiamat sudah dimulai dari titik itu.

Sebenarnya banyak agama sudah menjelaskan tentang konsep yang Alan katakan, sebut saja Al-Quran, kitab kuno pedoman umat Muslim ini, dalam salah satu ayatnya menjelaskan tentang kerusakan di darat dan di laut adalah akibat ulah tangan manusia (SQ 41:31).

Cukup jelas, bukan! Dunia dan seluruh kehidupannya ibarat Anda membeli sebuah barang, tergantung bagaimana cara Anda merawat dan menggunakannya, bila tak sayang maka barang yang Anda miliki akan cepat rusak. Demikian pula dunia dan alam semesta, manusialah yang mengakhiri peradaban di dunia ini menjadi cepat atau lambat. Dan kita pulalah yang mampu menghentikan kiamat bila 2012 sudah memasuki fase-fase kritisnya.

Bersahabat dengan Alam

Sebenarnya kita sudah terlambat untuk melakukan perbaikan ini. Tapi kita masih punya waktu. Paling tidak beberapa waktu kedepan. Sebelum sesuatu yang paling buruk menimpa kita, lakukanlah apa yang menurut Anda baik untuk menyelamatkan lingkungan di sekitar tempat tinggal Anda. Membuang sampah pada tong sampat itu baik. Menggunakan plastik tidak berlebihan itu sangat menjaga dampak pencemaran lingkungan. Tidak membunuh binatang merupakan wujud kasih sayang Anda terhadap ekosistem bumi. Menanam pohon sangat bijaksana. Tidak menebang pohon cermin keramahan Anda pada makhluk hidup. Menggunakan kendaraan umum untuk berpergian merupakan bukti kecintaan Anda mengurangi kemacetan kota dan mengurangi polusi udara.

Membaca e-book, e-magazine dan melakukan mobilisasi melalui teknologi internet merupakan dukungan terbesar Anda dalam mengurangi dampak public shock, kemacetan jalan dan penggunaan kertas yang berlebihan. Mengurangi konsumsi daging sangat membantu mempertipis efek gas rumah kaca. Beralih makan sayur-sayuran itu sangat membuat hidup Anda makin sehat.


Bila Anda sudah memahami kualitas hidup yang sebenarnya, tentu Anda tak lupa satu hal, berkompromilah dengan pemilik ekosistem bumi dan tata surya dengan ibadah dan rajin berdoa. Meminta ampun atas kesalahan itu sangat disayang Tuhan. Karena selama ini kita sudah terlalu banyak merusak segala bentuk ciptaannya, tanpa memikirkan kehidupan anak-cuku kita 10-20 tahun mendatang. Mulai hari ini kita lakukan yang terbaik untuk Tuhan dan semesta alam, sebelum terlambat, sebelum kiamat!
 Qin Mahdy: Aktivis Greenlifestyle

Rabu, 16 Februari 2011

IKUTI PROGRAM INVESTASI AMAN DAN MENGUNTUNGKAN


Selamat Datang di Program Investasi Mandiri !

Program ini ditujukan bagi siapa saja yang saat ini membutuhkan bantuan dana untuk keperluan yang positif seperti :

* Investasi membuka/mengembangkan usaha
* Melunasi hutang
* Biaya sekolah atau kuliah (Beasiswa), dalam dan luar negeri
* Biaya riset ilmiah
* Kegiatan sosial, termasuk LSM
* dan sebagainya.

Dalam program ini tersedia dana dengan jumlah tak terbatas yang berasal dari ribuan sumber sehingga memungkinan bagi siapa saja untuk mendaftar dan berpeluang mendapatkan dana hibah, tanpa syarat!.

Program ini merupakan program yang mengutamakan kebersamaan, dengan prinsip dari kita, oleh kita dan untuk kita, bersifat terbuka dan tidak ada pihak yang secara langsung bisa mengontrol ataupun bertanggung jawab terhadap sistem secara keseluruhan.

Peran kontrol dan tanggung jawab dipegang sepenuhnya oleh seluruh member yang telah mendaftar dan aktif. Program ini adalah independen, tidak ada hubungannya sama sekali dengan pemerintah, pihak Bank Mandiri maupun badan hukum lainnya ataupun lembaga sosial/perseorangan. Namun secara keseluruhan program ini menggunakan fasilitas Bank Mandiri sebagai media transaksi finansialnya.

Program ini adalah unik, karena pendiri/founder program justru tidak mendapatkan keuntungan apapun, sehingga sistem ini tidak bisa ditiru. Program Investasi Mandiri diciptakan semata-mata dengan niat ikhlas untuk membantu sesama.

Konsep dasar dari program ini adalah bagaimana caranya supaya setiap orang, baik yang kuat secara finansial maupun yang lemah kemampuan finansialnya bisa memperoleh fasilitas pendanaan tak terbatas, tanpa syarat, tanpa bunga, dan tanpa perlu mengembalikan, namun dengan investasi yang sangat minim.

Dengan harapan, Program ini bisa/mampu memberdayakan masyarakat ekonomi lemah dan sektor industri menengah ke bawah agar terbebas dari masalah permodalan yang selama ini menjadi kendala mereka.

Untuk lebih jelasnya, silahkan kunjungi: http://www.investasimandiri.com/qin

Terimakasih~

Jumat, 21 Januari 2011

PELADANG PULANG

Dulu,
Kalian adalah anak-anak menangis
Saat ibu bilang senja telah matang,
“Kemarilah pulang, nak!”
Kau jawab
“Aku masih nak main mak,
peladangku mesti kujaga,
biar lawan-lawanku tak kuasa mencuri garis”.

2011

*Puisi ini bentuk catatan kecil tentang keprihatinanku terhadap local games di kampungku yang sudah punah gara-gara PS

MINIM: MEREKA YANG PEDULI LINGKUNGAN


Berdasarkan perhitungan IDB (International Data Base) penduduk dunia pada tahun 2010 mencapai 6.868.638.152 jiwa. Sementara menurut BPS ummat manusia Indonesia tahun 2010 lebih banyak dari 237 juta jiwa, satu peringkat di bawah Amerika dan India. Namun, yang peduli lingkungan belum mencapai 1 persennya.

PANGERAN CHARLES PEDULI LINGKUNGAN: KITA?


2 November 2008, ketika saya masih asik mengulik tugas-tugas kuliah di Jakarta tiba-tiba tersiar kabar Putra mahkota Kerajaan Inggris Pangeran Charles plesiran ke kampung halamanku, Batang Hari-Jambi. Ada apa gerangan? Mungkinkah ia kembali ke negeri Asing ini cuma untuk membeli rempah-rempah seperti yang dikisahkan dalam kitab-kitab sejarah VOC zaman dulu? Saya sempat bingung.
Beberapa hari kemudian sampailah kabar, bahwa kedatangan beliau ke Indonesia kali ini membawa misi pelestarian hutan dan perdamaian dengan meningkatkan dialog antaragama dan budaya. Pangeran Charles berada di Indonesia selama lima hari. Meninjau Hutan Restorasi Ekosistem Indonesia di Desa Bungku, Kabupaten Batang Hari. Di lokasi inilah sang Pangeran kemudian menanam pohon kayu bulian.
Nah, beliau jauh-jauh dari Inggris cuma untuk menanam satu pohon, bagaimana dengan anda?
Selain itu, mantan suami Lady Diana ini juga mengunjungi pemukiman Suku Anak Dalam dan Suku Bathin Sembilan.

SELAMATKAN HUTAN BULIAN


Cagar Alam Durian Luncuk, Jambi, masih menyisakan potensi flora dan fauna khas berdasarkan tipe ekosistemnya. Cagar Alam Durian Luncuk mempunyai tipe ekosistem formasi hutan dengan dataran rendah yang mewakilki hutan khas Jambi berupa ekosistem hutan Bulian (Eusideroxylon zwageri) yang saat ini terancam keberadaannya.
Demikian pula sumber daya alam hayati yang banyak dijumpai seperti Kubung (Cynocephalus variagatus), Bajing tanah (Lariscus insignis), Binturong (Arctitis binturong), Kucing hutan (Felis virisgatus), Harimau sumatera (Pantheratigris sumtraensis), Macan dahan (Neopelis nebulosa), Buaya muara (Crocodylus porosus), Sinyulong (Tomistoma sclegelii), Labi-labi (Chitra indus), Tuntong (Batagur baska), Kuntul cina (Egretta eulophotus), Bluwok putih (Mycteria cinera), Bangau tongtong (Leptoptiles javanicus), Alap-alap (Aviceda leuphotes), Kuau (Argusianus argus)dan Rangkong Papan (Beceros bicornis), saat ini sudah tak tampak lagi.
Kawasan ini cukup eksotis kiranya menjadi perhatian kita, terutama pemerintah, mari kita selamatkan unsur hayati penting demi kehidupan dan peradaban manusia akan datang.
 

© Copyright by MAUT | Template by BloggerTemplates | Blog vio at Blog-HowToTricks