Dulu,
Kalian adalah anak-anak menangis
Saat ibu bilang senja telah matang,
“Kemarilah pulang, nak!”
Kau jawab
“Aku masih nak main mak,
peladangku mesti kujaga,
biar lawan-lawanku tak kuasa mencuri garis”.
2011
*Puisi ini bentuk catatan kecil tentang keprihatinanku terhadap local games di kampungku yang sudah punah gara-gara PS
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar